BEJI, PASURUAN - Memasuki tahun ajaran baru, Puskesmas Beji resmi memulai pelaksanaan program
Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah bagi seluruh siswa di wilayah kerjanya pada bulan
Juli 2026 ini. Program tahunan ini menyasar peserta didik mulai dari tingkat dasar hingga menengah guna memastikan kondisi fisik siswa prima dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Berbeda dari mekanisme tahun-tahun sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI kini menerapkan sistem digitalisasi penuh. Seluruh proses pendaftaran serta pengisian skrining kesehatan mandiri wajib diselesaikan oleh siswa atau orang tua/wali murid secara online sebelum tim medis datang melakukan pemeriksaan di sekolah
Masyarakat dapat dengan mudah mengakses platform tersebut dengan dua cara, yaitu langsung mengunjungi situs resmi Ayo CKG Kemenkes atau memindai (scan) barcode yang tertera pada poster pengumuman di sekolah masing-masing. Setelah masuk, orang tua cukup mengklik menu "Daftar dengan Data Diri", mengisi identitas anak sesuai Kartu Keluarga (KK), memilih kategori pekerjaan sebagai "Pelajar", serta menentukan lokasi sekolah anak untuk mendapatkan Tiket CKG. Langkah terakhir adalah menjawab seluruh kuesioner skrining kesehatan mandiri hingga selesai
Pemeriksaan fisik langsung di sekolah oleh tim medis Puskesmas Beji nantinya akan meliputi pemantauan status gizi (tinggi dan berat badan), pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan indera (mata dan telinga), kesehatan gigi, hingga skrining kesehatan jiwa serta deteksi anemia bagi remaja.
Pihak Puskesmas Beji sangat mengharapkan kerja sama yang responsif dari pihak sekolah dan orang tua murid agar proses pendaftaran mandiri digital ini dapat diselesaikan tepat waktu. Melalui deteksi dini yang terintegrasi secara online ini, proses pelayanan di lapangan diharapkan berjalan lebih cepat, efisien, dan optimal demi mewujudkan generasi muda Beji yang sehat dan berprestasi.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini